Dua Bersaudara Keturunan Vietnam Membuat Game Poker Online sebagai Profesi dan Memenangkan Jutaan Dolar.

By | December 21, 2019

Menghabiskan semua simpanan untuk berjudi kartu adalah hal yang mengerikan bagi seluruh orang. Tetapi bagi Abang Adik Dang, bertaruh dengan uang ratusan hingga jutaan dollar dalam taruhan poker Di Internet sudah seperti pekerjaan.

Dua Saudara keturunan Vietnam itu mulai bermain Poker online ketika masih kuliah di jurusan mesin di Universitas Virginia. Betting awal masih sedikit, sampai mereka kemudian ngerti bahwa mereka cukup jago memainkannya.

Bagi mereka untuk terjun ke Game poker ini sangat pas. Saat mereka mulai, game Poker online masih cukup baru, ekonomi sedang baik, dan masih banyak “umpan”, atau istilah lainnya dalam poker yaitu mengenai seseorang yang tidak begitu paham bermain tapi berani memasang uangnya.

Pertama tama mereka deposit akun berisi 200 dolar dan segera kalah. Lalu mereka memutuskan tes taruhan 200 dolar dan tidak pernah pensiun sejak itu.

Bentuk kompetitif mereka terhadap setiap orang mendorong mereka untuk bermain lebih baik.

Meski kompetitif, dua bersaudara yang merupakan selebriti di dunia poker daring, menghasilkan uang kemenangan sehingga bisa betting lebih banyak.

Keduanya tersebut berkata poker mengganggu kuliah mereka. Mereka harus menghabiskan lima tahun untuk lulus dan Hac hampir tidak lulus satu mata kuliah yang ia perlukan untuk lulus pas pada waktunya.

Kakak Beradik itu mengatakan bahwa Tahun Baru Cina adalah pendorong yang paling utama bagi kecintaan mereka terhadap Taruhan.

Dua Bersaudara Keturunan Vietnam Membuat Game Poker Online sebagai Profesi dan Memenangkan Jutaan Dolar.

Sekalipun belajar berjudi dari lingkungan keluarga, kedua orangtua mereka, yang menetap ke Amerika Serikat dari Vietnam pada 1975, tidak mendukung keinginan mereka untuk mengandalkan poker sebagai profesi.

Keluarga besar mereka pun tidak suka dengan kesenangan itu. Tak lama setelah selesai kuliah, kakak beradik itu datang ke sebuah pertemuan keluarga dan memperoleh banyak gossip mengenai apa yang akan mereka rencanakan setelah lulus. Ketika mereka mengatakan bahwa mereka akan menjadi penjudi secara professional, para kerabat menganggap hobi itu tidak baik. Namun akhirnya orangtua dan keluarga besar mereka mengiyakan

Uang hasil bertaruh poker tersebut juga menjadikan sang ayah untuk istirahat sebagai pegawai negeri. Sementara keduanya masih pintar berjudi poker, ada isyarat bahwa mereka mungkin akan berhenti.

Krisis ekonomi juga memberi dampak pada jumlah uang tidak cukup, ujar abang adik tersebut. Faktor lainnya, seiring bertumbuhnya permainan, tidak banyak lagi “umpan” di laut, sisanya hanya  pemain terampil yang menjadikan kedua bersaudara itu sehingga sulit memenangkan uang dengan nilai besar.